e-Sport
ESPORT
Hallo teman teman inilah adalah blog ku yang pertama dan berisi tentang e-Sport jadi maklumi jika ada penulisan yang kurang jelas dan membingungkan bagi kalian....kita kembali lagi ke topik pembicaraan tentang e-sport , Apa sih yang disebut dengan e-sport dan apa aja yang dilakukan atlet e-Sport
Olahraga elektronik (juga dikenal sebagai permainan kompetitif, permainan pro, Esports, e-sports, electronic sports, atau pro gaming di Korea Selatan) merupakan suatu istilah untuk kompetisi Permainan video pemain jamak, umumnya antara para pemain profesional. Aliran permainan video yang biasanya dihubungkan dengan olahraga elektronik adalah aliran Strategi waktu-nyata, perkelahian, Tembak-menembak orang-pertama, dan arena pertarungan daring multipemain. Turnamen seperti The International Dota 2 Championships, League of Legends World Championship, Battle.net World Championship Series, Evolution Championship Series, Intel Extreme Masters, menyediakan baik siaran langsung dari kompetisi juga hadiah tunai pada para kompetitor.
Meski kompetisi teroganisir telah lama menjadi bagian dari Budaya permainan video, kompetisi ini telah mengalami peningkatan besar dalam popularitas dari akhir dekade 2000an dan awal 2010an. Jika kompetisi di dekade 2000an kebanyakan diikuti oleh para pemain amatir, pengadaan kompetisi profesional dan meningkatnya pemirsa saat ini mendukung munculnya banyak pemain dan tim profesional secara signifikan,[1][2] dan banyak pengembang permainan video saat ini membangun permainan dengan corak untuk memfasilitasi kompetisi tersebut.
Dan dari sinilah e-Sport pertama dimulai yaitu Dota 2
bisa kita lihat gambar dibawah ini sungguh banyak sekali di dalam ruangan yang hanya duduk dan bersorak menonton tim kesayangan nya
![]() |
| https://dota2.gamepedia.com/File:TI2_benaroya_hall.jpg
Sekarang di Tanah Air kita juga sudah menerapkan e-Sport di berbagai kota dengan game berbasis Mobile/Handphone nah mimin bakal bahas atlet e-Sport yang memakai pc dahulu jadi jangan tinggal kan blog ini karena mimin bakal bahas banyak apa sih itu Esport?
Pertandingan e-Sport ini bukan hanya dari kalangan dewasa saja e-Sport diperuntukan untuk remaja-remaja yang ingin juga merasakan menjadi atlet e-Sport.
Pernahkah di benak kalian bertanya apa sih kerjanya jadi atlet e-Sport? cuman duduk doang truss sambil main game ? apakah hanya hiburan semata?, Terus ada penghasilanya ga sih?
Yuk kita simak baik baik dan jawab pertanyaan dari kalian semua๐
➤Apa sih kerjanya jadi atlet e-Sport?
Jika kalian sudah pernah menonton pertandingan-pertandingan e-Sport pasti kalian tidak asing lagi dengan alat-alat elektronik yang biasa disebut Gear Gaming dan kostum
Nah dari gambar di atas kita sudah bisa lihat dengan jelas apa perkerjaan e-Sport
Min kok dari tadi e-Sport disebutin pekerjaan mulu emang bisa ngehasilin uang?
Di setiap pertandingan pasti ada yang namanya juara 1 2 dan 3 dan biasanya kalian mendapat kan uang dari perlombaan tersebut nah di e-Sport juga sama halnya dengan yang lainya dan bukan hanya Piala yang di dapat mewah tapi Hadiah uang nya itu loh yang fantastif sampai bermilyar-milyaranwow
Setelah memecahkan rekor total hadiah untuk E-Sports, kini game Dota 2 melalui ajang The International 7 telah mengumumkan jumlah hadiah yang akan diberikan kepada pemenang turnamen ini dengan nilai sebesar 10 juta Dollar!!
Ajang The International merupakan ajang terbesar dalam game Dota 2 yang diadakan setiap tahunnya. Setelah berhasil memecahkan rekor total hadiah yang diberikan pada tahun lalu yaitu sebesar 20,7 juta Dollar, kini Valve menambahkan rekor baru tersebut dengan menjadi E-Sports pertama yang memberikan hadiah sebesar 10 juta Dollar kepada pemenang.
Sebuah pencapaian yang luar biasa oleh game Dota 2 karena melihat total hadiah yang diberikan, turnamen E-Sports ini mampu mengalahkan turnamen olah raga yang sudah lebih lama umurnya. Sebagai perbandingan, pada turnamen tenis dimana Roger Federer berhasil menjuarai ajang Wimbledon dan membuat Ia berhasil memperoleh hadiah uang sebesar 2,8 juta dollar.
Lalu untuk tim Jerman yang mengalahkan tim Argentina di ajang Wolrd Cup 2014 mereka berhasil mendapatkan hadiah sebesar 35 juta dollar. Sekarang coba kita bandingkan dengan Dota 2 The International 7 yang memberikan hadiah 10 juta dollar kepada tim pemenang. Jika dilihat dari jumlah pemain dalam tim sepak bola Jerman dan tim Dota 2, maka terlihat sekali perbedaan hadiah yang diterima oleh para pemain.
Kemudian untuk ajang ICC Cricket World Cup 2014 dimana tim Australia yang keluar sebagai juara berhasil mendapatkan hadiah sebesar 4,15 juta dollar yang jika dibagikan kepada seluruh pemain maka masing-masing pemain akan mendapatkan hadiah sebesar 370 ribu dollar per pemain yang sangat berbeda sekali dengan pemain Dota 2 yang bisa mendapatkan 2 juta dollar per pemain.
Kini total hadiah ajang The International sudah mencapai 23 juta dollar dan masih akan terus bertambah tergantung dari para pemain yang membeli Battle Pass. Apakah menurut kalian hadiah bisa melewati angka 25 juta dollar?
Ya kalian sudah lihat sendiri kan hadiah dari pertandingan e-Sport sangat fantastis bagi mimin
Eits tapi dibalik itu dibutuhkan juga kerja keras,waktu yang banyak,dan usaha yang kebanyakan dilakukan orang lain gagal untuk menjadi e-Sport tapi jangan menyerah dulu mimin punya tips jika kalian bersungguh sungguh menjadi e-Sport Simak baik baik ya teman...
Pada konferensi pers liga eSport pelajar bertajuk High School League 2018 kemarin, ada satu topik menarik muncul ke permukaan. Topik ini muncul pada saat sesi bincang-bincang dengan pakar kejiwaan anak, keluarga, dan pendidikan dari Universitas Indonesia, Anna Surti Ariani, S.Psi., M.Si. Topik yang dibahas ketika itu adalah: perbedaan antara bermain game untuk eSports dengan kecanduan game.
Anna selaku seorang psikolog ketika itu menjelaskan memang dua hal tersebut hampir mirip-mirip. Namun Anna menjelaskan bahwa setidaknya ada empat indikator tegas yang membedakan dua hal tersebut.
Kalau memang kamu main game untuk menjadi seorang atlet eSports, maka kamu sudah pasti:
Sementara itu di sisi lain untuk kecanduan game indikatornya adalah: kamu main berdasarkan mood, yang penting main tanpa ada target, hanya membunuh kebosanan, konsumtif dan cenderung menghabiskan uang.
anna pun menjelaskan lebih lanjut soal disiplin. Jadi ketika kamu -- sebagai seorang gamer -- memang ingin jadi atlet eSports, disiplin seperti sudah menjadi keharusan. Kalau kamu adalah pelajar, disiplin ini tentu maksudnya adalah dalam hal membagi waktu; bagaimana kamu bisa membagi waktu antara waktu latihan main game eSports yang kamu tekuni dengan kewajiban kamu sebagai pelajar yaitu menimba ilmu akademis.
Jadi kalau kamu main game eSports yang kamu tekuni berjam-jam sampai lupa makan, tidur, bahkan lalai dari kewajiban kamu belajar, bisa jadi kamu sebenarnya sekadar kecanduan bermain game saja; bukannya ingin jadi atlet eSports.
Hal ini tentu menjadi suatu hal yang penting diketahui oleh kamu para gamer, apalagi kalau kamu benar-benar punya mimpi untuk menjadi seorang atlet eSports. Indikator-indikator ini bisa membantu kamu untuk menjelaskan soal hobi dan cita-cita kamu menjadi atlet eSports kepada orang tua; juga untuk memahami diri kamu sendiri apakah kamu benar main game untuk jadi pemain profesional atau sekedar kecanduan game?
Apalagi tahun-tahun mendatang ini, menjadi atlet eSports sudah semakin menjadi karir yang menjanjikan meskipun dunia gamer profesional dan eSports ini tak bisa dipungkiri merupakan hal yang baru bagi masyarakat Indonesia.
Selama ini game kerap dianggap sebagai sesuatu yang negatif oleh para orang tua. Sehingga terkadang gamer yang benar-benar yang ingin tekun di salah satu game eSports seringkali dianggap sama saja dengan kecanduan game oleh keluarga mereka.
Sementara di sisi lain para gamer yang menonton dan menyimak konten eSports, mungkin malah menggunakan 'ingin jadi atlet eSports' sebagai alasan untuk membenarkan kecanduannya bermain game. Maka dengan bantuan penjelasan tersebut, kita bisa lebih paham perbedaan saat kamu main game -- antara untuk menjadi atlet eSports dengan sekadar kecanduan game.
https://duniagames.co.id/news/8918-atlet%20esports%20vs%20kecanduan%20game
nah itu dia tips dari mimin supaya kamu menjadi e-Sport berkualitas dan bukanya malah kecanduan game
mimin akan kasih tau juga apa manfaat dari e-Sport ini...
1.Menghasilkan uang dari Hobi
Sudah tidak asing lagi jika kalian ikut kompetisi atau pertandingan e-Sport dengan penghasilan yang bikin geleng geleng semua orang,Yap sudah banyak orang menghasilkan uang dengan bermain game di youtube sampai menjadi atlet e-Sport terkenal.nah jadi buat kalian yang mempunyai hobi bermain game kalian bisa coba asah kemampuan kalian agar kalian saat sudah profesional bisa menjadi atlet e-Sport kebanggan Indonesia
2.Menghidari kita dari kenakalan diluar rumah
Remaja remaja kita di Indonesia ini mulai banyak yang terpengaruh untuk membuat kenakalan untuk mencari jati diri. Mereka tidak tahu kegiatan postif untuk menyalurkan keinginan mereka. Nah memulai untuk menjadi atlet E Sport bisa jadi pilihan bagus. Dengan begitu mereka bisa enjoy, menghasilkan, serta terhindar dari kenakalan untuk mencari jati diri.
3.Memperoleh Ketenaran
Ya sapa sih yang kenal dia yaitu Tobias Julian yang biasa disebut Jess no Limit
dengan dia menjadi streamer gamer di Youtube sekarang dia menempatkan posisi menjadi king of youtube karena baru pertama kali dalam dunia per youtuban Jess no Limit pertama kali membuat video di youtube sudah mempunyai subscriber lebih dari 3 juta orang, wow hebat banget ya, nah bagi kalian juga bisa kok asalkan kan kalian disiplin dan rajin membagi waktu , jangan putus asa dan selalu bekerja keras , karena hasil tidak mengkhianati hasil itu saja mungkin dari mimin seputar tentang e-Sport, sekali lagi mimin mohon maaf apa bila ada perkataan dan penulisan yang kurang jelas bagi kalian
dan jangan lupa komen ya....
|











Komentar
Posting Komentar